
2. Sejumlah 50 % lulusan diterima di PTN
3. Memiliki KIR yang handal dan dapat menang ditingkat Propinsi
4. Semua siswa dapat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris
5. Semua siswa memiliki ketrampilan komunikasi teknologi
6. Peningkatan kreatifitas seni
7. Peningkatan budi pekerti luhur, iman dan taqwa.

Tantangan nyata : Peningkatan kwalitas guru
2. Pengembangan kurikulum sesuai dengan tuntutan jaman
Tantangan nyata : Belum semua SDM mampu untuk mengembangkan program pembelajaran secara profesional.
3. Kerja sama dengan berbagai unsur terkait belum optimal
Tantangan nyata : Masyarakat, orang tua siswa, lembaga terkait dan dunia usaha.
4. PBM berbasis kompentensi berjalan secara mandiri
5. Kegiatan ekstrakurikuler belum mencapai prestasi secara optimal
Tantangan nyata : perlu peningkatan intensitas kegiatan ekstrakurikuler yang spesifik dan ditangani secara profesional


Menurut Bu Watini, "pelajaran Bahasa Indonesia tidaklah pelajaran yang sulit sesulit Matematika, Fisika ataupun pelajaran yang lainnya yang membutuhkan hitungan yang rumit. Bahasa Indonesia hanya didasarkan pada hati nurani kalian. Apresiasikanlah apa yang ada di dalam hatimu, apa yang ada di dalam pikiranmu, kembangkanlah potensi diri kalian dan jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu hal yang baru. Memang, ada kalanya dalam uji coba tersebut, kita mengalami sebuah kegagalan, namun siapa sangka? Dari kegagalan itulah, kita mulai belajar untuk berusaha terus agar menjadi lebih baik di kemudian hari dan tidak mengulangi kegagalan itu untuk yang kedua kalinya."





TTL : Grobogan, 7 Juli 1957
Alamat : Jl. Wologito Barat 10 no. 29
Kelurahan Kembangarum, Semarang Barat
Istri : Sulistia
Anak : Yulian Adi Pratama dan Anggita Dwi Septyani
Pendidikan :
- SD N 1 Genuksuran
- SMP N 1 Purwodadi
- SMA N 1 Purwodadi
- PGLSP (IKIP PGRI)
- Universitas Jayabaya, Jakarta
- Management Pendidikan Magister, UNNES
Karier :
- Guru SMP N 50 Jakarta
- Guru SMA N 14 Semarang
- Kepala SMA N 10 Semarang
- Kepala SMA N 1 Semarang
- dan sekarang, Kepala SMA N 2 Semarang
Motto : Sebagai Pelayan Yang Baik Bagi Umat

DWI ADISMA adalah salah satu organisasi di SMA N 2 Semarang yang telah menerbitkan banyak sekali majalah yang berisi bermacam wawasan dan pengetahuan. Sebuah organisasi yang dibimbing oleh beberapa guru Bahasa Indonesia, Ibu Watini, Ibu Umi Khasanah, dan Ibu Diah ini memang sekarang sedang disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang nantinya hal tersebut akan terpampang dalam edisi majalah DWI ADISMA dalam waktu dekat ini.

Menurut Airlangga Guntur Buwono, "setelah aku mengikuti Pelatihan Jurnalistik ini, aku merasa jadi lebih canggih dalam jurnalistik donk~ aku jadi banyak mendapatkan wawasan-wawasan baru yang belum aku dapat sebelumnya. Tapi setelah aku datang ke Telkom pas Selasa kemarin."


Dan sepertinya, kerja keras mereka nggak sia-sia lohhh! Buktinya, ada cukup banyak siswa yang datang menyaksikan acara dari Teater Sadewa "Musikalisasi Puisi". Dengan biaya masuk sebesar Rp 5.000,- semua penonton yang hadir akan dimanjakan berbagai penampilan dari anak-anak Teater Sadewa. Berbagai puisi bertajuk cinta, sedih, gembira semua ditumpahkan dalam acara tersebut.
Menurut Bu Diah selaku pengampu mapel Bahasa Indonesia, dengan adanya acara seperti ini kita semua dapat merangsang kepekaan siswa terhadap dunia sastra terutama puisi. Banyak siswa yang sangat menyepelekan puisi, padahal dari puisi itulah siswa dapat mencurahkan segala isi haiinya melalui puisi. Mereka juga bisa mengapresiasikannya dengan mengubahnya menjadi sebuah lagu yang nantinya akan bisa membuat hati menjadi tentram dan tenang.




